Dalam dunia kendali, Ladder Diagram sudah menjadi hal yang tidak asing lagi. Ladder Diagram adalah metoda pemrograman yang umum digunakan pada PLC. Ladder Diagram merupakan tiruan dari logika yang diaplikasikan langsung oleh relay. Ladder Diagram banyak mengurangi kerumitan yang dihadapi oleh teknisi untuk menyelesaikan tujuannya. Tapi bagaimanakah Ladder Diagram itu bekerja? atau dengan kata lain, bagaimana sebenarnya representasi dari Ladder Diagram itu sehingga bisa menyusun logika-logika boolean?
Sebelum membahas ke permasalahan utama, ada baiknya kita mengerti dulu apa itu relay. Relay adalah peralatan sederhana yang menggunakan medan magnetik untuk mengontrol saklar, seperti pada gambar berikut.

Gambar 01. Relay
Ketika tegangan diberikan pada masukan koil, arus yang tercipta menghasilkan medan magnetik. Medan inilah yang akan menarik saklar metal ke arahnya dan akan menyentuh bagian saklar yang lain. Akibat dari mekanisme ini adalah rangkaian yang sebelumnya rangkaian terbuka menjadi rangkaian tertutup. Sifat relay yang seperti ini (menjadi rangkaian tertutup setelah diberikan tegangan) disebut dengan normally open. Dengan demikian, normally closed relay adalah relay yang akan menjadi rangkaian terbuka setelah diberikan tegangan. Umumnya, relay digambarkan oleh diagram skematik menggunakan sebuah lingkaran yang menggambarkan koil masukan. Kontak output ditunjukkan oleh dua garis paralel. Kontak normally open digambarkan dengan 2 garis dan akan terbuka (non-conducting) apabila tidak diberikan energi. Normally closed adalah yang sebaliknya dan digambarkan oleh dua garis dengan garis diagonal yang memotong kedua garis tersebut. Saat tidak diberikan energi, keadaan relay adalah tertutup (conducting).
Relay digunakan agar keadaan satu sumber (terbuka atau tertutup) energi dapat mengatur keadaan sumber energi (terbuka atau tertutup) lainnya yang biasanya memiliki arus yang lebih besar dan kedua sumber energi ini saling terisolasi satu sama lain (tidak terhubung secara langsung). Relay merupakan komponen utama dalam PLC. Contoh sederhana dari penggunaan relay ditunjukkan oleh gambar berikut.

Gambar 02. Analogi Ladder Diagram
Pada sistem ini, relay pertama pada gambar kiri bersifat normally closed dan akan mengalirkan arus terus hingga terdapat tegangan yang diaplikasikan pada relay ini (input A). Relay kedua adalah normally open dan tidak akan mengalirkan arus sampai ada tegangan yang diaplikasikan ke relay ini (input B). Jika arus mengalir pada kedua relay yang pertama, maka arus juga akan mengalir pada relay ketiga dan akan menutup saklar pada output C. Rangkaian seperti ini umum digambarkan pada skematik Ladder Diagram pada gambar tersebut. Secara logika, diagram ini dapat dibaca sebagai berikut: C akan “on” ketika A “off” dan B “on”.
Dalam logika Boolean dirumuskan sebagai C = A’.B

Gambar 03. Skematik Gerbang Digital yang Ekivalen
Gambar berikut ini merupakan contoh yang lebih kompleks pada aplikasi dalam PLC, dengan 2 buah tombol pada input.

Gambar 04. Contoh Aplikasi dalam PLC
Klik Disini
Salam kenal! Saya mau bertanya, bagaimana ya skema diagram ladder untuk menghidupkan atau mematikan sebuah lampu dari switch manapun (ada 3 switch). Saya bingung dengan kasus ini, mohon pencerahannya.
Terima kasih!
Yang Anda maksud switch itu switch ON-OFF biasa (sebagaimana switch pada instalasi perumahan) atau switch yang bersifat toggle?
Kalau switch ON-OFF biasa Anda bisa pakai logika XOR untuk 3 masukan. Silakan disusun tabel kebenarannya. Berangkat dari posisi manapun, PERUBAHAN 1 INPUT (haya 1 saja) akan mengakibatkan perubahan kondisi lampu. Analoginya adalah ketika orang masuk dari pintu A ia dapat menyalakan lampu dari sana, dan jika ingin keluar melalui pintu C ia pun dapat mematikan lampu dari situ. (apakah ini kasus Anda?)
Anggap A,B, dan C adalah input yang terhubung ke tiap2 switch, sementara output adalah O, maka logika XOR adalah,
1: X = A.B’+A’B
2: O = C.X’+C’X
Dengan menganggap tiap2 baris adalah rung pada PLC, Anda bisa menerjemahkan ekspresi di atas menjadi sebuah diagram Ladder. Jika kesulitan silakan baca tulisan saya berikutnya tentang konversi ke Ladder Diagram.
Namun jika switchnya bersifat toggle mungkin Anda bisa pakai prinsip T-FlipFlop. Ini sedikit lebih rumit dan saya juga belim pernah mencobanya (tanpa toolbox yg udh tersedia di PLC he he he…)
mas saya masih bingung cara menggunakan relay, saya punya relay 8 kaki yg saya beli di toko elektronik, bukan relay yg sering dipakai pada kendaraan. tolong jelaskan sistem kerjanya dan buatkan diagramnya.
email : zaky_lh9@yahoo.com
Mas Rohim,
Mungkin relay yang Anda punya berjenis DPDT (Double Pole Double Throw). 2 kaki berfungsi sebagai coil (untuk aktivasi relay), 2 kaki berfungsi sebagai kaki common, 2 kaki sebagai NC dan 2 kaki sebagai NO, dimana masing2 NC atau NO terhubung ke common yang berbeda (ada 2 common kan?)
Jadi prinsipnya gini, satu coil tersebut akan mengaktifkan 2 buah pole, katakanlah pole1(terdiri atas kaki common1, NO1 dan NC1) dan pole2(terdiri atas kaki common2, NO2 dan NC2). Ketika coil excited, NO1=NO2=closed dan NC1=NO2=open. Artinya dengan mengaktifkan 1 coil saja Anda bisa mengendalikan 2 switch.
Maaf saya tidak bisa menggambarkan wiringnya disini. Tapi tentunya Anda bisa menentukan kode kaki dari hardware relay Anda kan?harusnya tertulis disitu.
Maaf ada kesalahan penulisan. harusnya NC1=NC2=open.
(tertulis NC1=NO2=open).
halo..
mas aq leh bertanya g??
gni q dapt masalh tentang membuat Ladder Diagram pada PLC Omron..
q dpt tugas bikin Ladder diagram, system control pada Tangki Mixing..
system ini memiliki 3 bh kran, yang 2 untuk pengisian dan yg 1 lgi untuk mengeluarkan. dan proses mixing akan bekerja setelah 2 kran ini berhenti mengisi dengan ada nya pembatas masukan dengan limit swicth,,
tangki ini memiliki 1 alat untuk mixing, dan 2 heater, dan saat proses mixing terjadi, heater ini bekerja, saat heater berada pada posisi 90 derajad, proses mixing berhenti, dan mengeluarkan lewat kran 3,
mas aq bingung cara bikin ladder diagram nya..??
mas aq minta bantuan nya yah….!!
mas aku pengen tanya, gimana sih cara kerja prinsip pneumatik dan pengaturan tekanan sistim pneumatik. kalo pake selenoid/ atau katub- katub itu prinsip kerjanya bagaimana? kalo ada teori atau materi pneumatik minta bantuannya ya, terima kasih….
apa pengertian relai magnetik
Ok..berguna nih utk dasar adik2 kita
mas,tolong buatkan ladder diagram plc utk pengendali
motor listrik 3 fasa
bisa minta tolong buatkan ladder diagram bel sekolah?
tolong kirim ke email saya ya mas..
hhhmmmm…. ya…ya…ya..
tegkiu infonya gan…
mas nuggie, saya mw nanya apa sih tuh Relay reed & Relay zat padat????
saya tunggu jawabannya yah mas nuggie yang smart’s
salam kenal